Senin, 16 Februari 2009


What is Bioremediation?

Bioremediation or bioaugmentation is the process of using naturally occurring microbes to digest and convert unwanted waste material into harmless substances. Our bioremediation products use "friendly bacteria" to digest and covert FOG into carbon dioxide and water.


BioRemediation Illustration

























Here is how it works:

A: The waste material is examined and certain bacteria are isolated based on their efficiency at digesting and converting the waste.

B: The bacteria then go through a series of tests for performance and safety.

C: Biostim®'s bacteria are next placed back in the waste environment in high concentrations.

D: The Biostim® bacteria grow and thrive and in the process digest and convert the waste into carbon dioxide and water.

E: The bacteria die-off naturally.

Kuartet Bakteri Bioremediasi

Tidak sembarang bakteri bisa dipakai dalam bioremediasi. Tri Widiyanto menggunakan empat macam bakteri dalam percobaan ini.

Konsorsium bakteri ini dimasukkan dalam tambak dua minggu sebelum bibit ditebar, selanjutnya setiap 10 hari sampai masa panen. Tiap satu hektare tambak memerlukan 120 liter tiap 10 hari selama dua bulan pertama. Selanjutnya sampai bulan keempat, dinaikkan dua kali lipat dengan konsentrasi yang sama.

Percampuran kultur bakteri ini dilakukan dengan perbandingan bakteri heterotrofik, bakteri nitrifikasi dan denitrifikasi, serta bakteri fotosintetik anoksigenik sebesar 3 : 2 : 1.

1. Bakteri denitrifikasi dan nitrifikasi untuk mengendalikan nitrogen, amoniak, nitrat, dan nitrit yang ada di tambak.
2. Bakteri fotosintetik anoksigenik untuk mengatur hidrogen sulfida (H2S) dan sebagai pakan tambahan karena banyak mengandung karotenoid.
3. Bakteri heteroptrofik untuk mengontrol karbon dan senyawa organik dari sisa pakan.
4. Bakteri fermentasi untuk menghilangkan senyawa organik dengan cepat karena punya sifat proteolitik.

Isolat bakteri dikumpulkan dari contoh air dan sedimen tambak dari tiga lokasi di Moramo di Sulawesi Tenggara, Teluk Naga di Tangerang, dan Kasemen, Serang.

- Bakteri nitrifikasi
Dari 13 isolat, berhasil diseleksi empat isolat yang potensial menghilangkan senyawa amoniak.
Masa inkubasi: 3-5 hari.

- Bakteri denitrifikasi
Dari 14 sampel sedimen tambak PT Indokor-Serang, Teluk Naga-Tangerang, dan Moramo-Kendari, telah diisolasi 15 isolat bakteri. Hasil seleksi, tiga isolat potensial menghilangkan senyawa nitrit dan nitrat.
Masa inkubasi: 3-5 hari.

- Bakteri fotosintetik anoksigenik
Dari 10 isolat, hanya satu yang bagus untuk menghilangkan H2S dan satu lagi potensial menjadi sumber karotenoid pakan tambahan.
Masa inkubasi: 5-7 hari.

- Bakteri Heterotrofik
Dari lima isolat bakteri heterotrofik, yang potensial hanya satu.
Masa inkubasi: 2-3 hari.

Sabtu, 06 September 2008

efek rumah kaca

efek rumah kaca, band indie yg keren bgd .
lgu2'y bqin org merinding dan mrasa nyamand.
klu ad mslh,trus dgrn lgu2'y ERK..sumpaah pqran jd tnang..

melankolia..
i'm lovin it !

Minggu, 07 Oktober 2007

cIntaku PERSIB

Image generated by TextSpace.net, hosted on ImageShack.us

jIwa raGa qUw hanya PERSIB

kUriNdUkan keMenangan PERSIB.
aKankah PERSIB mEnjaDi jUara daLam LIGINA mUsim ini?
haNya iaNg d aTas iang taw.
pEmain hanya daPat berjUang dan beruSaha.
bObOtOh hanya daPat berdoa dan sAlLu mendukung.
saMpai maTi

(beuh!!)



pokona magh..

PadaMu ERSIB kami mendukung
paDamu PERSIB kami mEnyayangi
paDamu PERSIB kami mencintai
bagimu PERSIB JIWA RAGA KAMI..


kaRna PERSIB adaLah harga diri dan harga mati bOBOTAH!!